Terlihat olehku sosok mungil tanpa dosa,wajahnya memelas berharap belas kasihan dari setiap orang yang dia hampiri
tatapan matanya seakan menerawang masuk kedalam sukma ku
seakan ingin menceritakan sesuatu yang dia pendam...
sosok itu menatap ku dengan penuh harapan,seakan2 aku akan membawa nya ke dunia fantasi yang ia sendiri tidak tau bagaiman dunia fantasi itu
sosok itu menyayat hati ku ketika terlihat oeh ku ia memungut minuman bekas orang lain dan segera ia minum.
dan dia menatap ku lagi,tersenyum manis pada ku
dia menghampiri ku dan berkata 'yuk minta duit seribu' dengan bahasa khas palembang
akupun bertanya'untuk apa uang itu' dan dia menjawab 'untuk jajan yuk'
perih yang aku rasakan saat itu,lancang bibir ku berkata 'mano bapak emak kau dek,baleklah lah malem.sekolah dak kau ni'
dan dia hanya menjawab 'aku sekolah yuk' dia tak menghiraukan pertanyaan ku yang menanyakan kedua orang tua nya
seakan2 menyimpan sejuta rahasia yang aku tak boleh tau.
tergelitik hati ku untuk mencari tau ada rahasia apa dibalik mata itu?
dan ternyata sosok itu duduk di bangku sekolah dasar sawasta didaerah permukiman kumuh tak jauh dari kemegahan jembatan ampera yang menjadi kebanggaan masyarakat kota palembang
sosok itu masih sangat muda,ia baru duduk dibangku sekolah dasar kelas dua tetapi ia harus berkerja demi kebutuhan sekolah nya
digelap nya malam yang ia sendiri tidak tau betapa besar bahaya yang akan menimpa nya...
berbeda dengan teman2 dia yg seusia itu yang seharusnya sudah berada dirumah menikmati fasilitas2 dari orang tua..
siapa yang harus bertanggung jawab dengan nasib anak itu?
kedua orang tua nya yang memiliki ekonomi rendah,yang untuk makan saja harus memunggut dari sampah?
atau pemerintah yang memiiki banyak aset negara ?
yah,itulah potret kecil penerus bangsa ini yang memiliki cita2 ingin menjadi PRESIDEN
yang ingin mempunyai rumah besar dan baju2 yang bagus
yang ingin membeli sepeda agar ia tidak selalu terlambat datang kesekolah.
jadi bersyukurlah kalian yang bisa menikmati fasilitas dari orang tua,kalian yang mempunyai nasib yang lebih baik. jangan hanya bisa mengandalkan orang tua!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar